What does the Bible say about relationships dating / courting?
Tuhan menginginkan yang terbaik untuk kita dalam setiap aspek kehidupan.
Termasuk diantaranya hubungan kita dengan kekasih/pacar. Kita berkencan
untuk mendapatkan kesenangan, persahabatan, pengembangan kepribadian dan
memilih kawan, bukan untuk popularitas atau untuk merasa aman.
Apakah yang dimaksud pacaran ?
Pacaran adalah masa persiapan menuju pernikahan. Amos 3 : 3 "Berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum berjanji "
. Masa pacaran adalah masa dimana kita berdua Saling mengenal satu
dengan yang lain, Saling mencocokkan Saling diuji, Saling mengenal
karakter masing-masing. Sehingga pada saat menuju gerbang pernikahan
kedua-duanya benar-benar mantap.
Apakah Pacaran Itu Alkitabiah?
Jangan takut jawabanya " Ya " Kejadian 2: 18 " Tidak baik manusia itu sendiri " Matius 1:18 " Maria bertunangan dengan Yusuf ". 2 Korintus 11 : 2 " Kita dipertunangkan ".
Coba lihat beberapa hal yang baik dilakukan dalam masa berpacaran kita anak-anak Tuhan.
**Hendaklah kita dan pacar kita harus saling..
seperti yang Rasul paulus katakan dalam Filipi 2 : 1- 4.
- Jadi karena dalam kristus ada nasehat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan .
- Karena itu sempurnakalnlah sukacitaku dengan ini : hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih , satu jiwa, satu tujuan.
- Dengan tidak mencari kepentingannya sendiri atau puji-pujian yang
sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap
yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri.
- Dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri tetapi kepentingan orang lain juga.
- Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat dalam juga dalam Kristus Yesus.
**Saling terbuka akan masalah.
Dengan pacar kita harus saling terbuka apapun masalah kita sehingga kita
belajar untuk saling percaya, saling menguatkan. Jangan disimpan
sendiri-sendiri.Disinilah indahnya kita anak-anak Tuhan kita boleh saling
menguatkan tidak hanya sebagai pacar tetapi sebagai anak-anak Tuhan.
**Saling terbuka akan karakter.
Hendaklah kita boleh saling terbuka menunjukan karakter, kepribadian
kita masing-masing, sehingga kita boleh saling mengoreksi kekurangan
masing-masing. Jangan yang baik-baik saja ditunjukkan jeleknya ketahuan
belakangan, hhee :P
**Saling lagi..
Ilmu Rasul Paulus saling ini memang luar biasa ya..
Nah ada kalanya yang wanita karena sipat manjanya maunya diperhatikan
melulu..kasian dong yang laki-laki dia juga butuh diperhatikan. Jadi
imbang. Nggak percaya lihat ayat diatas lagi.Betul ?..
- Saling ucapkan : Salam selamat malam, selamat pagi, ckakakakkaa :)
Mulailah hari hari kalian untuk saling memberkati, tutuplah hari-hari
kalian untuk saling meneguhkan. Dengan kata-kata sayang, my dear etc
nggak ada salahnya kok. ( wahhh asyikkk nyooo..)
- Saling mencukupkan : Kalau sudah saling mengenal pasti saling mencukupkan dalam segala hal, itu jauh lebih indah, cth kecil : jangan malu" kalau lagi bokek, ngomong ajeee..hahahaha :P , pasti lebih indah jika saling mencukupkan.. :)
Kita manusia ini pada dasarnya senang diperhatikan. Sapa sudah saat teduh..lagi ngapain..jangan hanya Cuma makan belum…. :)
Dalam doa-doa kita bawa persoalan pacar kita, bahkan saudara-saudaranya,
keluargannya dalam doa kita. Dalam hal spirit ini sangat penting. Boleh
percaya boleh tidak meskipun anda belum pernah ketemu sebelumnya tetapi
anda bawa terus dalam doa saat bertemu nanti anda merasa seperti sudah
sangat dekat dengan mereka, hasilnya sungguh luar biasa...Selain
ini berguna untuk hubungan dengan keluarga pacar kita hal yang paling
penting adalah kalian boleh semakin saling dikuatkan saling topang dalam
doa.
dan ini beberapa bagian lagiii... :)
- Jagalah hatimu.
Alkitab mengatakan kepada kita untuk berhati-hati dalam memberikan/menyampaikan
kasih sayang kita
, karena hati kita mempengaruhi segala sesuatu dalam hidup kita.
"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar
kehidupan."
- Kamu akan menjadi seperti teman-temanmu bergaul.
Kita juga cenderung menjadi seperti teman-teman sepergaulan kita.
Prinsip ini berhubungan erat dengan yang hal yang pertama dan sama
pentingnya dalam pergaulan seperti dalam hubungan kencan/pacaran.
"Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang
baik."
- Orang Kristen hanya boleh berkencan/berpacaran dengan sesama
Kristen.
Biarpun berteman dengan teman non-kristen tidak dilarang, mereka yang
khususnya dekat di hati haruslah orang percaya yang sudah dewasa yang
merupakan pengikut Kristus yang taat dalam hidupnya.
"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang
yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan
kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
" (
2 Korintus 6:14
)
- Apakah itu cinta yang sesungguhnya?
1 Korintus 13:4-7 mendeskripsikan cinta yang sesungguhnya. Pertanyaan berikut ini coba dijwab dalam hati :
Apakah kalian sabar satu sama lain?
Apakan kalian baik terhadap satu sama lain?
Apakah kalian saling cemburuan?
Apakah kalian suka menyombongkan baik diri sendiri maupun sang
pasangan?
Apakah ada kerendah-hatian dalam hubungan kalian?
Apa kalian kasar memperlakukan satu sama lain?
Apa kalian saling mementingkan diri sendiri?
Apa kalian mudah marah terhadap satu sama lain?
Apa kalian suka mengingat-ingat kesalahan sang pasangan di masa lalu?
Jujurkah kalian satu sama lain?
Apakah kalian saling melindungi?
Apakah kalian saling mempercayai?
Kalau jawabanmu “Ya” untuk semua pertanyaan diatas, artinya
1 Korintus 13
seperti Firman Tuhan berkata, kalian sungguh saling mengasihi satu
sama lain. Kalau ada jawabanmu yang “Tidak” atas pertanyaan-pertanyaan
di atas, artinya mungkin kalian harus mendiskusikan hal-hal di atas
dengan pacarmu.
5. Berjalan bersama.
Yang saya maksudkan adalah bersama untuk ke gereja, untuk pelayanan..ini
akan sangat bagus untuk boleh saling mendukung dan menghindarkan hal
yang tidak diinginkan ( ke gereja sendiri-sendiri kalau nggak bisa jaga
hati kan bisa tertarik sama yang lain hayo..)
6. Mulai memantapkan Visi dan Misi.
Nah ini yang sangat penting sebelum menginjak masa pernikahan perlu
saling tahu Visi dan Misi masing-masing hal ini perlu sehingga nantinya
tidak bertabrakan tetapi saling mendukung dan memperlengkapi. Mengerti
maksud saya. Tidak bisa kan yang satu maunya kesini yang satu
kesana..bisa..tapi bisa kacau he,,he…
kalau sudah sepadan yang ini yang lain Tuhan yang akan cukupkan. Bukan hanya sepadan dalam materi saja..betul??? Matius 6 : 33 " Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."
Berdoalah berdua dihadapan Tuhan untuk senantiasa menjaga cinta kasih , masalah, dan komitemen. Maka Tuhan akan menjaga dan memberkati Cinta kasih tersebut. Ambil komitmen bersama lalu jaga komitmen itu dan terus melangkah hingga segala sesuatunya siap……..Menikahlah :)
Cinta yang benar tidak dapat dijadikan topeng untuk satu maksud dan
motivasi tertentu, cinta yang benar tidak mementingkan diri sendiri,
melainkan mengutamakan orang lain.
I Timotius 5:22 bagian akhir "jagalah kemurnian dirimu"
Dalam perjanjian Lama Ulangan 22:13-30 Ungkapan ini menunjukkan betapa tingginya nilai keperawanan, Amsal 7:1327
Jadi berpacaran itu mempunyai batas-batas tersendiri,
Selamat Membaca...& GBU All Dear..