Ketika kasih datang tiba”...maka
rasa senang yang luar biasa pasti la datang..dan sampai tak tau arah tujuan sangking
senangnya...tetapi ketika kasih itu juga pergi menghilang tiba”, maka rasa
sakit yang dirasa pasti luar biasa hebatnya (sama halnya dengan ketika kasih datang)...sehingga terkadang tidak tau
membedakan yang mana baik dan mana yang benar..., kalau ditulis secara matematikanya maka : kasih datang = kasih pergi =1...:))
Terkadang hubungan kasih yang
dibangun sedemikian indah dapat runtuh kapan saja....dan terkadang hubungan kasih yang dibangun seumur
jagung itu yang abadi untuk selamanya....demikian juga sebaliknya....(((jalan
hidup)))
Manusia tak henti-hentinya
berusaha untuk mencapai segala hal yang baik dalam hidupnya..hingga menemukan
yang terbaik baginya...tetapi terkadang banyak orang juga yang menagabaikan/tidak
peka terhadap orang yang baik atau tidak baik ada dihadapannya, padahal sudah ada didepan mata...
Analogi : Terkadang manusia cewe/cowo ada yang
mengatakan seperti ini “ kamu terlalu baik buat aku”, jika kamu (cewe/cowo) tau
dia “terlalu
baik” buat mu kenapa kamu biarkan/tinggalkan begitu saja? Bukankah kamu mencari
yang terbaik? Ini sudah diberikan yang “terlalu baik” tetap saja
meninggalkannya??? (((bingung kan?))), demikian juga dengan hal study..terkadang sudah diberikan kepercayaan untuk mennyicipi study dengan baik, tetapi kita masih sering mengabaikannya...demikian juga halnya pekerjaan..karena dasarnya tadi studynya sering mengabaikan segala pelajaran atau apalah itu...maka didunia kerjapun jadinya gak maksimal pekerjannya..ujung"nya ada kata-kata seperti ini "nyesal banget dulu kuliah,sekolah main", jadinya gak maksimal (tdk dapat memberikan yang terbaik) dikerjaan....(((penyesalan)))
Itulah kehidupan manusia...kita
tidak bisa menebaknya (hanya DIA yang tau)...kita hanya berusaha dan berdoa...kenapa kita menciptakan rasa
penyesalan selalu datang terlambat?? Ya ada hubungannya dengan analogi diatas...itu
penyebabnya..sudah diberi trust tapi tetap mengabaikan..sehingga timbul penyesalan
yang kemudian datang...
Aku mengenalmu dan aku
mengasihimu sama seperti diriku sendiri (ada tertulis), jika kamu sudah
menyatakan (kasih) demikian tetapi dia mengabaikanmu tinggalkanlah...jika suatu
saat dia kembali dan menyadari kelalaiannya telah mengabaikanmu (kasih)...beritahu
padanya bahwa kamu masih tetap mengasihinya sama seperti dirimu sendiri...bukankah kita
ciptaan Tuhan yang begitu indah, sehingga mampu dibentuk untuk saling
mengasihi dalam kondisi apapun?? Sekalipun dia telah mengecewakanmu dan
bahkan membuatmu tersandung batu yang sangat besar...marii tetap berikan
kasihmu untuknya..karena kasih menutupi segala hal dalam hidupmu...percaya tiada
kasih yang sia-sia jika itu berasal dari DIA...
Tuhan Memberkati..:) ({})

hohohoho.....
BalasHapussemangat utk tetap mengasihi, sekalipun orang yang kita kasihi belum membalas kasih kita. tugas kita ya tetap mengasihi..... seperti Tuhan telah mengasihi kita.
hehhehee
akan ada waktunya, Tuhan sendiri yg akan membalas kesetiaan kita yang ttp mengasihi si dia, ciptaanNya itu... :)
iyaaaa bu..seperti ada pepatah..kita melakukan bagian kita..selanjutnya biar Tuhan yang melakukan bagianNya...:)
BalasHapusKeep Sprit..
Tuhan Berkati..